Sejarah Desa Purwarahayu
Perjalanan dan latar belakang desa
Cikal bakal Desa Purwarahayu bermula ketika Gunung Taraju dijadikan nama suatu wilayah. Pada awalnya kawasan ini merupakan bagian dari Desa Nangerang, sebelum kemudian dimekarkan dan diberi nama Purwarahayu melalui musyawarah para tokoh desa.
Pemekaran dan penamaan Desa Purwarahayu dipelopori oleh sesepuh desa, di antaranya Pak Apih Sumpena. Penduduk desa diyakini merupakan keturunan dari Bale Desa Bani Copo, yakni para tokoh yang menyebarkan ajaran Islam pada masa peralihan dari era Hindu.
Di Desa Purwarahayu terdapat Situs Kaputihan, sebuah situs bersejarah yang di dalamnya terdapat makam Kiai Haji Sakti Darmajati — seorang mubaligh penyebar agama Islam pada masa Hindu — beserta sejumlah artefak peninggalan berupa benda-benda gerabah dan batu.